Bondan Winarno

•June 20, 2008 • Leave a Comment

Perkataan “maknyus” kerap terdengar ketika ia mengomentari makanan yang dicicipinya. Dalam waktu singkat, ucapan ini menjadi populer diantara pemirsa setianya. Menyelesaikan sekitar 500 episode dalam tiga tahun, Bondan Haryo Winarno (57), kini telah menjadi salah satu pembawa acara wisata kuliner tersukses di Indonesia.

Sebelum menjajaki dunia kuliner, Bondan sebenarnya pernah melakoni berbagai profesi. Ia pernah menjadi wartawan, penulis artikel manajemen, pemimpin redaksi majalah SWA dan Suara Pembaruan, penulis cerpen, eksekutif di perusahaan swasta sampai konsultan di berbagai lembaga terhormat. Namun satu hal yang pasti menyatukan seluruh profesi yang dijalaninya adalah ia selalu menjadi yang terbaik di bidangnya.

Continue reading ‘Bondan Winarno’

Simon Cowell

•June 18, 2008 • Leave a Comment

Banyak orang menyangka sikap sinis seorang Simon Cowell hanya tuntutan pekerjaan. Sebagai juri American Idol, Simon memang sering mengeluarkan komentar – komentar pedas yang bisa membuat para peserta kecil hati. Sikapnya kontras bila dibandingkan juri lain, Paula Abdul dan Randy Jackson. Bahkan, tak jarang pula ia bersebrang pendapat dengan dua rekannya ini, beradu mulut di depan jutaan pemirsa Amerika. Tapi, siapa yang menduga prilaku Simon bukan buatan. Simon Cowell memang terlahir dengan bakat untuk bertengkar dengan orang lain.

Simon, lahir dari pasangan Eric dan Julie Cowell, tak punya banyak kawan semenjak dulu. Ia tak pintar bersosialisasi dan kerap berkelahi dengan teman dan saudaranya. Bahkan, ketika berusia empat tahun ia pernah menyebut ibunya mirip anjing pudel!

Continue reading ‘Simon Cowell’

Rihanna

•June 18, 2008 • Leave a Comment

Di usianya yang belum genap dua puluh tahun, Rihanna telah mencapai apa yang hanya bisa diimpikan oleh gadis sebayanya. Terhitung 12 penghargaan ia terima di berbagai acara selama tahun 2007, termasuk diantaranya penghargaan Best Rap/Song Collaboration dari Grammy Music Award, penghargaan musik paling bergengsi di dunia. MTV (Music Television) juga memberinya penghargaan Video of The Year dalam ajang MTV Music Award. Umbrella, lagu andalannya di album ke tiga, merajai tangga lagu di 27 negara. Bahkan lagu tersebut duduk di posisi nomor satu tangga lagu Inggris selama 10 minggu, menyamai pencapaian diva dunia Whitney Houston dengan tembang I Will Always Love You-nya di tahun 1992.

Rihanna tak pernah membayangkan akan sesukses seperti saat ini. Cita-citanya dulu hanyalah menjadi seorang psikolog karena ingin menyembuhkan penyakitnya yang kurang percaya diri. Memang, sebagai seorang peranakan Irlandia, Barbados, Guyana, ia banyak mendapatkan perlakuan yang tidak enak. Rihanna yang besar di Barbados, Kepulauan Karibia, sering dianggap kurang gelap ketika bergaul dengan teman-temannya. Akibatnya Rihanna kecil tumbuh kurang percaya diri. Apalagi saat itu orangtuanya sering bertengkar karena kebiasaan ayah Rihanna yang senang menenggak minuman keras.

Continue reading ‘Rihanna’

Keira Knightley

•June 18, 2008 • Leave a Comment

Nama Keira Knightley mulai dikenal orang semenjak kemunculannya dalam film Bend It Like Beckham di tahun 2002. Banyak orang terpikat sensualitas berkesan ‘mahal’ dan kewajaran akting yang ditawarkan oleh Keira. Walau namanya tidak melejit secara cepat, perlahan tapi pasti Keira kini menjadi artis papan atas yang di perhitungkan lawan-lawannya.

Bakat berakting Keira sendiri didapatkan dari kedua orang tuanya. Ayahnya, Will Knightley, seorang aktor film sedang ibunya, Sharman Macdonald, penari, aktris panggung dan televisi yang kemudian beralih menjadi penulis skenario. Hal ini menyebabkan Keira kecil sudah akrab dengan dunia hiburan. Ia sering kali menyaksikan Will dan Sharman mendapatkan panggilan casting dan berperan dalam pentas teater.

Continue reading ‘Keira Knightley’

Johnny Depp

•June 18, 2008 • Leave a Comment

Seorang Johnny Depp memang terkenal karena keunikan karakternya. Di dunia ini, mungkin hanya ia saja aktor yang tidak menginginkan piala oscar. Maka tak heran ketika Sean Penn ‘mengalahkannya’ dan memenangkan lambang supremasi tertinggi bagi seorang aktor ini, Depp jadi orang yang bertepuk tangan paling keras untuk Sean. Alasannya? Depp takut dengan popularitas yang akan ia dapatkan jika ia memenangkan piala ini.

Keanehan Depp sudah terlihat dalam dirinya semenjak ia remaja. Teman-temannya sering mendapati Johnny sedang menyayati tubuhnya sendiri dengan pisau atau dengan benda tajam. Kala itu Depp memang sedang melewati masa-masa yang berat. Kedua orang tuanya bercerai dan ia memutuskan untuk keluar dari rumah di usianya yang baru 15 tahun. Depp meninggalkan bangku sekolah dan bersama dengan bandnya, The Kids, berusaha untuk menembus dunia hiburan. Bergaul dengan lingkungan yang salah, Depp pun sering menggunakan obat-obatan terlarang untuk megobati kegelisahannya. Jika tidak ada kecintaan yang begitu besar pada dunia musik, mungkin Depp kini hanya tinggal nama.

Continue reading ‘Johnny Depp’